Beranda Balap Biniam Girmay, Raja Sprint Baru dari Afrika

Biniam Girmay, Raja Sprint Baru dari Afrika

9
0

Dalam Tour de France 2023, Biniam Girmay telah mengukir namanya dalam sejarah sebagai pembalap Afrika hitam pertama yang memenangkan etape balap tersebut. Kemenangan ini tidak hanya menandai pencapaian pribadi, tetapi juga awal dari perjalanan menuju kejayaan olahraga.

Girmay, yang tampil dengan jersey hijau sebagai pemimpin klasifikasi poin, secara mengejutkan mengalahkan sprinter terkemuka seperti Jasper Philipsen dan Arnaud De Lie di Colombey-les-Deux-Églises. Kemenangan ini menjadi yang kedua baginya di ajang Tour de France.

"Saya tidak bisa mempercayainya di Turin karena itu adalah kesempatan besar bagi sprinter cepat dan pembalap terkemuka," kata Girmay. "Tetapi, saya mampu memenangkan etape tersebut, dan juga kemenangan pertama saya di Tour de France. Itu adalah sesuatu yang tidak dapat saya percayai saat itu."

Saat ini, Girmay memimpin klasifikasi poin dengan selisih 88 poin. Dia bertekad mempertahankan jersey hijaunya hingga garis akhir di Nice. "Jika kami terus melaju seperti ini, itu akan sempurna," kata Girmay. "Tapi masih ada dua minggu lagi, banyak etape pegunungan, jadi secara pribadi saya mencoba menyelesaikannya dengan aman."

Girmay mengaku terinspirasi oleh Peter Sagan, yang pernah memenangkan klasifikasi poin Tour sebanyak tujuh kali. Namun, dia tidak akan meniru taktik pahlawannya. "Dia lebih baik di tanjakan sehingga dia selalu mengumpulkan poin di sana, tapi kita lihat saja nanti – mungkin saya akan melakukannya di minggu terakhir," kata Girmay.

Strategi Girmay yang berfokus pada sprint akhir terbukti efektif. Setelah sukses di Turin, dia finis kedua pada etape keenam dan menang lagi dua hari kemudian. "Mimpi saya sejak kecil adalah memenangkan etape Tour de France, jadi yang pertama adalah yang terbaik," tambah Girmay. "Sekarang saatnya menikmati kemenangan saya, dan saya sangat senang dengan jersey hijau ini."

Pencapaian Girmay telah memicu perayaan besar di negaranya, Eritrea. "Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perayaan setelah memenangkan etape dengan jersey hijau. Itu akan gila," katanya.

Rekan setim Girmay, Mike Teunissen, mengakui bahwa tidak menyangka Girmay akan sukses besar di Tour. "Dia perlahan mulai menunjukkan kemampuannya," kata Teunissen. "Semua sprint yang kami lakukan menunjukkan level yang sangat bagus, dan terutama finis hari ini sangat cocok untuknya."

Teunissen percaya bahwa pengalaman Girmay di Tour tahun lalu telah memberinya kepercayaan diri yang lebih besar. "Tahun lalu adalah pengalaman belajar baginya," kata Teunissen. "Itu tidak mudah, tetapi pengalaman itu memberinya semangat dan mengurangi stres."

Dengan performa yang mengesankan sejauh ini, Biniam Girmay telah membuktikan diri bahwa dia adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di dunia balap sepeda. Dia bertekad untuk terus meraih kejayaan dan menginspirasi generasai muda balap sepeda dari Afrika dan seluruh dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini