Beranda Balap Cuaca Ekstrem Hantui Tour of the Alps, Pemenang Ungkap Hari Tersulit

Cuaca Ekstrem Hantui Tour of the Alps, Pemenang Ungkap Hari Tersulit

20
0

Etape ketiga Tour of the Alps menghadirkan kondisi ekstrem yang belum pernah ada sebelumnya. Suhu yang anjlok hingga 4 derajat Celcius dihantarkan oleh hujan es yang menusuk tulang. Bagi para pebalap, ini adalah mimpi buruk yang menjadi kenyataan.

"Bukan hari untuk bersepeda," ujar pemenang etape, Juanpe López dari Lidl-Trek. "Ini salah satu hari terberat dalam hidup saya."

Bahkan sebelum balapan dimulai, López bersembunyi dari cuaca buruk di ambang pintu. Hawa dingin yang menggigit membuat tubuh para pebalap kaku dan lemas.

"Kami mengayuh sepeda dalam suhu tiga atau empat derajat di tengah hujan," kata López. "Rasanya sangat berbeda dari yang biasanya kami lalui pada suhu nol derajat atau minus dua tanpa hujan. Baru setelah start, kami semua langsung terhambat. Kaki dan tangan kami benar-benar membeku."

Keadaan menggigil juga dialami pebalap muda TDT-Unibet, Charlie Paige, setelah melewati garis finis. Gigi Paige bergemeletuk hingga tak bisa berbicara, memaksa soigneur membungkusnya dengan jaket tebal.

Cuaca yang kejam juga mengorbankan pebalap lainnya. Sebanyak sepuluh pebalap gagal menyelesaikan etape, dan klasifikasi umum mengalami pergeseran besar. Tobias Foss dari Ineos Grenadiers kehilangan jersey pemimpinnya dari López.

Rekan setim Foss, Geraint Thomas, tertinggal tiga menit dan satu detik, sebuah jarak yang kemungkinan menyingkirkannya dari persaingan juara umum. Chris Harper (Jayco AlUla) dan Esteban Chaves (EF Education-EasyPost) juga melihat peluang mereka sirna.

"Thomas sangat menderita karena dingin, seperti yang lain," kata direktur olahraga Ineos Grenadiers, Zak Dempster. "Saya harap dia tetap mengayuh. Mari kita lihat seberapa jauh dia dari GC. Jelas dia tidak dekat, tetapi penting baginya untuk mengerahkan upaya setiap hari dan hari ini adalah latihan yang bagus untuk etape yang dingin di Giro."

Dempster percaya cuaca ekstrem memainkan peran penting seperti tanjakan curam dalam menentukan hasil etape. "Cuaca dingin tidak membantu Geraint hari ini," katanya. "Saya pikir itu tepat pada batas protokol dingin, tetapi itu adalah etape yang pendek [pada 124,8 km], jadi itu masih bisa diatur."

Meski etape berlalu, para pebalap masih merasakan dampak cuaca dingin. "Sekarang, mandi air hangat dan secangkir kopi di bus," kata López sambil tersenyum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini