Beranda Berita Astana Qazaqstan Dikabarkan Didekati Pembeli Tiongkok

Astana Qazaqstan Dikabarkan Didekati Pembeli Tiongkok

16
0

Tim balap sepeda Astana Qazaqstan dikabarkan tengah menjadi incaran seorang pengusaha kaya Tiongkok. Laporan dari media olahraga Prancis L’Équipe menyebut bahwa ada tawaran menggiurkan untuk membeli lisensi tim WorldTour Astana untuk tahun 2025.

Manajer tim Alexander Vinokourov menolak berkomentar saat dihubungi Cyclingnews. Sumber lain menduga Vinokourov saat ini berada di Tiongkok.

Tawaran pembelian ini datang di tengah persiapan Astana Qazaqstan untuk Tour de France 2024. Tim yang dipimpin sprinter Inggris Mark Cavendish itu mengincar rekor kemenangan etape ke-35 di ajang balap prestisius tersebut.

Laporan L’Équipe menyebutkan bahwa 18 dari 29 pebalap Astana saat ini akan habis kontraknya pada 2025, sehingga berpotensi terjadi perombakan besar dalam tim.

Jika diakuisisi oleh pengusaha Tiongkok, Astana diproyeksikan mendapatkan suntikan dana besar yang bisa menjadikan mereka sebagai "super team" di kancah balap sepeda, menyusul tim-tim seperti UAE Team Emirates, Visma-Lease a Bike, Lidl-Trek, dan Ineos Grenadiers.

Dalam beberapa tahun terakhir, Astana menghadapi kesulitan finansial dan pemotongan anggaran. Tim ini juga berjuang mempertahankan peringkat untuk menghindari degradasi dari WorldTour pada akhir 2025.

Sejak Astana menjadi sponsor utama pada 2006, tim ini telah menjadi salah satu pilar WorldTour dengan menorehkan prestasi seperti kemenangan di Tour de France 2014 bersama Vincenzo Nibali dan Alberto Contador pada 2009.

Laporan Globalpeloton mengutip sumber anonim yang menyebut ada kontak awal antara Astana Qazaqstan dan perusahaan sepeda Tiongkok Pardus tentang kemungkinan kemitraan sponsor sekunder. Namun, negosiasi itu kabarnya gagal karena Pardus meminta dana dan sepeda yang signifikan sebagai imbalan atas dukungan menjadi tim WorldTour.

Pembelian Astana Qazaqstan oleh investor Tiongkok dapat memberikan kesempatan bagi pebalap-pebalap ternama untuk bergabung dengan tim. Hal ini juga sejalan dengan upaya Tiongkok mengembangkan talenta bersepeda melalui tim China Glory-Mentech Continental.

Sebagai catatan tambahan, dalam kunjungan kenegaraan baru-baru ini ke Pyrenees, Presiden Tiongkok Xi Jinping menerima hadiah jersey pemimpin Tour de France dari mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini