Beranda Berita Atlet Sepeda Marah, WADA Banding Putusan Bebas dari Doping

Atlet Sepeda Marah, WADA Banding Putusan Bebas dari Doping

19
0

Lizzy Banks, atlet sepeda yang sebelumnya dibebaskan dari tuduhan doping, mengecam keputusan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) untuk mengajukan banding atas putusan itu. Banks yang telah pensiun dari dunia balap sepeda merasa kecewa dan mempertanyakan sistem anti-doping yang tidak adil.

Awalnya, Banks menghadapi larangan dua tahun karena temuan zat terlarang dalam tubuhnya. Namun, setelah memberikan bukti medis yang kuat, UK Anti-Doping (UKAD) memutuskan Banks tidak bersalah atau lalai, sehingga membebaskannya dari sanksi.

WADA berpendapat bahwa kasus Banks rumit dan perlu dikaji ulang agar sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun, Banks mempertanyakan dasar banding WADA dan proses pengadilan yang dianggap tidak transparan.

Banks menyatakan bahwa WADA telah mengabaikan masalah kontaminasi yang selama ini dihadapi atlet. Ia mengkritik sistem anti-doping yang kaku dan lebih banyak menargetkan atlet yang tidak bersalah daripada mereka yang sengaja menggunakan zat terlarang.

"Proses ini menggelikan," kata Banks kepada The Telegraph. "WADA memiliki 10 hari untuk mengajukan kasus mereka, sementara UKAD dan saya hanya memiliki waktu yang sama untuk menunjuk seorang arbiter dari daftar 421 orang. Bagaimana kami bisa melakukannya jika kami tidak tahu dasar banding WADA?"

Meski merasa dirugikan, Banks bertekad untuk memperjuangkan perubahan dalam aturan anti-doping. Ia berharap kasusnya dapat menjadi titik balik dan membuka mata dunia tentang ketidakadilan yang dialami banyak atlet.

"Mereka tidak bisa terus memperlakukan orang seperti ini," tegas Banks. "Ini tidak manusiawi. Satu-satunya harapan adalah saya bisa hadir di pengadilan. Seseorang berkomentar di Instagram saya, ‘Mereka memilih orang yang salah’. ‘Sebenarnya, mereka memilih orang yang tepat.’ Saya harap begitu."

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini