Beranda Berita Bradley Wiggins Buka Suara Soal Hubungan Sulit dengan Balap Sepeda

Bradley Wiggins Buka Suara Soal Hubungan Sulit dengan Balap Sepeda

29
0

Mantan pembalap sepeda Bradley Wiggins mengungkap hubungannya yang seringkali sulit dengan balap sepeda dan trauma pribadi yang ditimbulkannya dalam hidupnya. Pengungkapan ini muncul di tengah laporan yang menyebutkan masalah keuangan yang dihadapinya.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Cycling Weekly, Wiggins mengaku masih merasa tidak nyaman menjadi pusat perhatian. Namun, ia tampak lebih baik dari beberapa tahun terakhir.

Menurut pengacaranya, Alan Sellers, Wiggins telah kehilangan segalanya, termasuk rumah keluarga, tabungan, dan investasi. Ia disebut "sofa-surfing" atau tinggal di sofa orang lain dan "pada dasarnya tunawisma". Sellers mengungkapkan bahwa Wiggins adalah korban terbaru dari atlet yang mengalami bencana keuangan karena mempercayakan urusan bisnis mereka kepada pihak yang tidak bertindak demi kepentingan terbaik mereka.

Wiggins berharap dapat memulihkan sebagian kerugiannya melalui jalur hukum sebagai bagian dari perjanjian kebangkrutannya. Ia menyatakan masalah keuangannya sebagai "masalah sejarah akibat kelalaian profesional yang meninggalkan tumpukan kotoran dengan nama saya di atasnya".

Terlepas dari kesuksesannya yang luar biasa, termasuk kemenangan di Tour de France 2012 dan lima medali emas Olimpiade, Wiggins mengaku memiliki hubungan cinta-benci dengan olahraga tersebut. Pengungkapan penggunaan sertifikat Therapeutic Use Exemption (TUE) untuk menerima steroid kuat untuk mengobati asma pada 2016 memicu kontroversi, meski ia mengklaim penggunaannya dibenarkan secara medis dan bukan untuk meningkatkan performa.

Wiggins telah berusaha menjauh dari balap sepeda sejak pensiun pada 2016. Namun, ia belakangan kembali berbicara tentang kariernya di acara-acara publik. Ia saat ini bekerja dengan merek nutrisi olahraga dan sebagai sukarelawan untuk anak-anak muda yang bermasalah.

Wiggins menyadari dampak kesuksesan bersepedanya terhadap hidupnya. Ia mengaku menyembunyikan perasaan sejatinya selama periode puncak kariernya di Team Sky. Sikapnya yang kontroversial dan kebiasaan minumnya saat itu merupakan cara untuk menyembunyikan siapa dirinya sebenarnya.

Meski tidak lagi "jatuh cinta" dengan balap sepeda, Wiggins kini menikmati olahraga tersebut. Ia mengikuti karier putranya, Ben, dari jauh dan merasa mulai menemukan keseimbangan yang lebih sehat dalam hidupnya.

"Saya perlahan kembali terlibat, tetapi tidak jatuh cinta," kata Wiggins. Ia menyadari bahwa mungkin ada peran baru baginya sebagai inspirasi bagi orang lain, meski ia menekankan bahwa dirinya masih menjaganya dari jarak jauh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini