Beranda Berita Derek Gee Raih Podium Pertama di Tour de France Warm-Up

Derek Gee Raih Podium Pertama di Tour de France Warm-Up

17
0

Pembalap Kanada, Derek Gee (Israel-PremierTech), menorehkan prestasi mengesankan di Critérium du Dauphiné. Ia meraih kemenangan perdana di etape WorldTour, mengenakan jersey pemimpin untuk pertama kalinya, dan mengamankan posisi ketiga di podium GC secara keseluruhan.

Gee yang awalnya merasa khawatir akan stamina, justru tampil mengejutkan setiap hari. Ia berhasil mempertahankan performanya hingga etape terakhir, terpaut 38 detik dari pemenang Primož Roglič (Bora-Hansgrohe).

Setelah merebut jersey kuning di etape ketiga, Gee kehilangan posisi kepemimpinannya setelah time trial. Namun, ia terus berjuang, finis kelima dan naik ke posisi ketiga setelah etape Ratu.

Pada hari terakhir, etape dengan tanjakan setinggi 3.640 meter, Gee menjadi saksi serangan Carlos Rodríguez (Ineos Grenadiers) yang mengalahkan Roglič. Gee dan Matteo Jorgenson (Visma-Lease A Bike) langsung mengejar Rodríguez, dan Gee bahkan sempat melakukan serangan singkat.

"Saya menderita di tanjakan terakhir, tetapi begitu melihat Roglič turun, saya pikir ‘mungkin saya memiliki kaki yang bagus hari ini’ jadi saya mencobanya. Matteo berkata dia berada di batas dan tidak bisa melanjutkan. Dan saya juga langsung mencapai batas. Rodríguez dan Jorgenson melaju kencang dan saya tidak bisa berbuat apa-apa, tetapi saya sangat senang dengan performa saya," kata Gee.

Penampilannya yang luar biasa membuat Gee akan debut di Tour de France tiga minggu mendatang. Sang direktur olahraga, Daryl Impey, menilai Gee berpotensi menjadi pembalap GC, baik di etape seminggu maupun grand tour.

"Grand tour, kami belum tahu karena sulit untuk mengatakannya setelah tiga minggu. Saya percaya dia memiliki mesin untuk melakukannya, tetapi saya pikir ini tentang melalui proses sekarang," ujar Impey.

Impey menambahkan, Gee mirip dengan Geraint Thomas, yang dapat mendaki dengan baik, kuat dalam time trial, serta nyaman di flat dan klasik. Impey berharap Gee dapat menyadari momen penting dalam kariernya.

"Ini mungkin salah satu momen penentu karier yang bisa dimiliki seorang pebalap. Saya berusaha mendorongnya untuk mengikuti perasaannya karena saya tidak tahu apa yang ada di dalam dirinya, perasaan di akhir [balapan]. Jika dia merasa baik, saya tidak ingin menjadi orang yang berkata, ‘main aman’. Saya ingin dia mengikuti insting alaminya," pungkas Impey.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini