Beranda Berita Eks Pebalap Jalan Raya Berakhir di Penjara Gara-gara Mandi Darurat

Eks Pebalap Jalan Raya Berakhir di Penjara Gara-gara Mandi Darurat

16
0

Dua mantan pebalap jalan raya profesional, Laurens ten Dam dan Thomas Dekker, mengalami insiden tak terduga jelang ajang Unbound Gravel tahun ini. Mereka ditangkap dan dijebloskan ke penjara karena mandi darurat di depan umum.

Insiden tersebut bermula saat Ten Dam dan Dekker berlatih di kota Marietta. Setelah sesi bersepeda selama tiga jam, mereka merasa lapar dan ingin membersihkan diri sebelum makan siang. Namun, supermarket yang biasa mereka gunakan untuk berganti pakaian hancur akibat tornado baru-baru ini.

Tak kehabisan akal, mereka memutuskan untuk mandi di antara pintu mobil. "Saya ingin mandi dengan air dingin dan Thomas menyiramkan air ke saya," jelas Ten Dam. "Kami berdiri di antara pintu mobil, mandi. Tiba-tiba saya mendengar seorang pria berteriak sangat keras. Padahal kami hanya ingin menyegarkan diri sebelum makan di Meksiko."

Aksi mandi darurat mereka rupanya mengundang kecaman dari warga sekitar yang melaporkan mereka ke polisi. Ten Dam dan Dekker langsung diborgol, digeledah, dan dibawa ke penjara terdekat. Mereka ditahan semalaman dengan tuduhan "perilaku tidak pantas di ruang publik".

"Kami diberi makan, mengenakan selimut karena kami sudah kedinginan. Semuanya memakan waktu yang sangat lama dan sidik jari kami diambil. Kami juga harus mengenakan baju oranye, kami benar-benar narapidana Laurens dan narapidana Thomas," kata Dekker.

Keesokan harinya, mereka akhirnya dibebaskan setelah membayar jaminan sebesar 185 dolar AS. Ten Dam dan Dekker pun tetap melanjutkan balapan Unbound Gravel, di mana Dekker finis di posisi ke-42 dan Dekker ke-50. Untungnya, mereka tidak perlu kembali ke pengadilan AS untuk menghadapi tuntutan apa pun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini