Beranda Berita Evenepoel Saingi Pogačar dan Vingegaard, Rebut Jersey Pemuda Terbaik di Tour de...

Evenepoel Saingi Pogačar dan Vingegaard, Rebut Jersey Pemuda Terbaik di Tour de France

12
0

Dalam balapan etape kedua Tour de France, Remco Evenepoel (Soudal-QuickStep) menunjukkan taringnya dengan mengejar duet Tadej Pogačar (UAE Team Emirates) dan Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike) yang melakukan serangan gabungan di pendakian San Luca.

Kejar-kejaran sengit membawa Evenepoel finis di posisi yang sama dengan dua rival utamanya, sementara banyak pembalap lain tertinggal hingga 21 detik. Hal ini mengantar Evenepoel untuk mengenakan jersey putih sebagai pembalap muda terbaik.

Evenepoel kini berada di peringkat kedua di klasemen umum Tour de France, dengan selisih waktu yang sama dengan Pogačar. Perbedaan posisi di klasemen hanya ditentukan oleh posisi finis di setiap etape, dengan Pogačar berhak mengenakan jersey kuning berkat finisnya yang lebih tinggi.

Pogačar, yang sebenarnya unggul secara waktu, mengaku sengaja meninggalkan celah di garis finis untuk menghindari mengenakan jersey kuning terlalu dini dalam balapan. Ia seakan ingin menyerahkan "racun" kepemimpinan kepada Evenepoel.

Namun, pembalap muda Belgia itu tampak enggan memikul beban berat kepemimpinan dan lebih memilih berada dekat dengan para pesaingnya. "Pogačar tidak terlihat senang dengan jersey kuning itu. Baginya, mendapatkan jersey kuning di hari-hari awal bukanlah tujuannya," ungkap Evenepoel pasca-etape.

Jika Evenepoel mampu finis dua posisi di atas Pogačar pada etape ketiga menuju Turin, ia berpotensi merebut jersey kuning. Pertarungan juga bakal sengit untuk mendapatkan bonus waktu pada etape ini, dengan Vingegaard dan Carapaz yang juga memiliki waktu yang sama, enam detik di depan pemenang etape pertama Romain Bardet.

"Kalau begitu, saya akan tetap di belakang," canda Evenepoel, yang tampaknya juga merasa enggan mengambil alih kepemimpinan balapan terlalu dini.

"Kita lihat saja nanti. Jika dapat jersey kuning, syukurlah. Jika tidak, ya sudah."

Pengalaman perdana Evenepoel di Tour de France membuatnya tak segan memamerkan jersey putih yang baru dikenakannya. "Saya merasa senang. Pengalaman yang luar biasa di sini," katanya.

"Hari ini lebih tentang posisi, berjuang memperebutkan posisi. Para pembalap melakukan tugas mereka dengan baik, kami selalu terhindar dari masalah dan kecelakaan.

"Saya tepat di belakang Pogačar saat dia menyerang, tetapi kaki saya terlalu lelah karena saya harus keluar dari grup kedua sesaat sebelum serangannya, jadi saya mungkin bisa mengikuti. Tapi pada akhirnya, semuanya berjalan baik dan saya finis bersama Pogačar dan Vingegaard, itu yang penting. Pembalap lain tertinggal 21 detik. Lebih baik berada di depan dan mendapatkan keuntungan daripada tertinggal."

Evenepoel berhasil menutup jarak dengan Pogačar dan Vingegaard bersama Carapaz, tetapi ia dengan tegas menyatakan bahwa ia melakukan sebagian besar pekerjaan sendiri, termasuk turun dari ketinggian dan beradu waktu di jalan kota Bologna.

"Saya selalu melihat mereka bekerja keras, tetapi saya tidak berpikir itu lebih dari 10 detik," katanya.

"Saya harus melakukan sebagian besar pekerjaan sendirian. Saya pikir Richard hanya datang sekali. Jadi ya, berkat saya kita bisa kembali."

Evenepoel akan mengenakan jersey putih pada etape ketiga yang melintasi kota Piacenza menuju Turin, di mana para sprinter diperkirakan akan mendominasi. Ujian besar berikutnya akan datang pada etape pegunungan keempat menuju Valloire, dengan pendakian Col du Galibier dan turunan gunung yang cepat menuju garis finis.

"Kaki saya dalam kondisi baik, tapi tidak super. Saya sedang mencari penampilan terbaik saya, dan mencoba meningkatkan hingga 100-105%," kata Evenepoel, yang sebelumnya mengonfirmasi kepada televisi Prancis bahwa ia telah kehilangan 2,5 kg sejak Critérium du Dauphiné.

"Saya senang dengan usaha hari ini. Ini bukan hari terbaik saya di atas sepeda, itu pasti. Tapi saya tidak kehilangan waktu dari dua favorit besar. Itu hal yang positif dari hari ini. Sekarang kita balapan terus."

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini