Beranda Berita Geraint Thomas Refleksikan Masa Depan setelah Finis Ketiga di Giro d’Italia

Geraint Thomas Refleksikan Masa Depan setelah Finis Ketiga di Giro d’Italia

49
0

Rome – Geraint Thomas mengungkapkan bahwa Giro d’Italia yang baru saja berakhir mungkin menjadi penampilan terakhirnya sebagai pemburu gelar juara umum di Grand Tour. Finis di posisi ketiga di belakang Tadej Pogačar dan Dani Martínez menandai podium kelima Thomas di ajang bergengsi tersebut.

"Saya mengatakan kepada banyak orang bahwa ini adalah kali terakhir saya membalap untuk GC," ujar Thomas, yang berusia 38 tahun. "Tapi mungkin seminggu lagi, saya akan mulai memikirkan hal lain."

Thomas mengakui kelelahan dan emosi yang dialaminya setelah menyelesaikan Grand Tour ke-20 dan meraih podium kelima. Dia berniat untuk beristirahat, membantu timnya di Tour de France, dan mempertimbangkan masa depannya nanti.

"Saya menantikan tantangan itu. Saya akan segar kembali, berhenti minum bir setelah malam ini, dan kemudian meneruskannya," imbuhnya.

Thomas mengapresiasi kinerja tim Ineos Grenadier dan menyebut Giro d’Italia berjalan dengan cepat. Meski finis ketiga, dia lebih bangga dengan penampilannya kali ini dibandingkan saat finis kedua tahun lalu.

"Kami melakukan yang terbaik, tetapi kami dikalahkan oleh Pogačar yang berada di level berbeda. Danny juga lebih konsisten dan lebih baik selama tiga minggu," ujar Thomas.

Thomas mengungkapkan rasa bangganya setelah bertahan pada etape pegunungan terakhir di Monte Grappa, meskipun sempat merasa menderita. Menurutnya, itulah hari yang paling dia banggakan.

Dengan berakhirnya Giro d’Italia, Thomas kini akan fokus pada Tour de France, di mana ia akan berperan sebagai pembantu untuk rekan setimnya. Masa depannya setelah itu masih menjadi tanda tanya, tetapi satu hal yang pasti: dia bertekad memberikan yang terbaik dan menghadapi tantangan dengan penuh antusiasme.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini