Beranda Berita Komunikasi Menjadi Kunci di Giro d’Italia

Komunikasi Menjadi Kunci di Giro d’Italia

20
0

Dalam balap sepeda paling bergengsi, Giro d’Italia, komunikasi menjadi sangat krusial. Magnus Sheffield, pembalap muda dari tim Ineos Grenadiers, merasakan betul pentingnya hal tersebut. "Kami harus siap berada di sana, dan itu bagus bahwa G (Geraint Thomas) berada di sana untuk mengikutinya di final," ujar Sheffield.

Ineos telah belajar banyak dari pengalaman mereka di awal dalam Giro. Mereka telah mengembangkan strategi untuk mengendalikan kekacauan yang sering terjadi dalam balapan. Sheffield, yang baru pertama kali mengikuti Grand Tour, kini paham betul pendekatan timnya. Pada etape ketiga, mereka berhasil merespons serangan mendadak Tadej Pogačar dengan baik, menunjukkan komunikasi mereka yang efektif.

"Kami berinvestasi sejak awal," ungkap Sheffield. "Kami memiliki lima atau enam pembalap di depan pada lima kilometer terakhir. Kami siap berada di sana, dan itu sangat bagus sehingga G berada di sana untuk mengikutinya di final."

Sheffield juga menyoroti pentingnya kekompakan tim. "Anda melihat juga bahwa Pogačar hanya memiliki beberapa rekan satu tim di final ini, jadi dia bisa diisolasi dengan cepat," katanya.

Dalam balapan berdurasi tiga minggu ini, setiap detail menjadi penting. Sheffield tetap fokus pada tugasnya, yaitu mendukung Thomas. Dia juga berpeluang meraih kemenangan etape. Namun, prioritas utamanya adalah memastikan Thomas berada di posisi yang tepat.

"Peranku belum berubah sejak awal," jelas Sheffield. "Kami tahu G akan bagus. Hebat bahwa dia bisa menunjukkan itu dalam beberapa etape terakhir. Menurutku dia setara dengan Tadej Pogačar, menantangnya untuk maglia rosa (jersey merah muda)."

Sheffield melihat Thomas sebagai sosok teladan. "Saya terpukau oleh ketenangan dan pemikirannya yang jelas, terutama ketika hal-hal mulai sedikit kacau," katanya. "Dia sangat tenang dan keren saat tekanan meningkat. Saya pikir sikapnya adalah sesuatu yang harus dipelajari."

Pada etape keenam, balapan memasuki medan berkerikil. Sheffield siap memberikan yang terbaik, namun dia tahu tugas utamanya adalah memastikan Thomas berada di posisi terdepan saat memasuki jalanan tanah. Komunikasi menjadi kunci dalam etape seperti ini.

Giro d’Italia masih panjang dan penuh kejutan. Ineos Grenadiers telah menunjukkan bahwa mereka memiliki strategi dan kekompakan tim yang solid. Dengan Magnus Sheffield sebagai salah satu pilarnya, mereka bertekad untuk terus memberikan perlawanan kepada Tadej Pogačar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini