Beranda Berita Pithie Bertahan Diri dari Tuduhan Balap Berbahaya di Giro d’Italia

Pithie Bertahan Diri dari Tuduhan Balap Berbahaya di Giro d’Italia

21
0

Pembalap muda Groupama-FDJ, Laurence Pithie, membela diri dari tuduhan balapan berbahaya pada etape ke-11 Giro d’Italia. Pithie menegaskan bahwa balapan memang memiliki risiko bawaan dan setiap pembalap harus berani mengambil risiko untuk meraih hasil.

Tuduhan terhadap Pithie dilayangkan oleh Hugo Hofstetter (Israel-Premier Tech) yang menyatakan bahwa Pithie melakukan manuver berbahaya. Namun, Pithie membalas dengan menyatakan bahwa semua pembalap melakukan hal yang sama untuk meraih kemenangan.

"Di akhir hari, itu adalah balapan, sangat berbahaya. Semua orang berada pada batasnya dan Anda harus mengambil risiko untuk berada di sana, dan semua orang berada di situasi yang sama," kata Pithie kepada Cyclingnews.

"Pastinya terkadang saya berada pada batasnya, semua orang bisa mengatakan apa pun. Saya bisa menyebutkan 10 pembalap yang melakukan sesuatu yang berbahaya, tapi saya tidak akan menangis karenanya di TV langsung."

Kendati tengah menghadapi tuduhan, Pithie menunjukkan performa impresif pada etape ke-12 dengan menempati posisi kedua di grup pengejar. Pembalap berusia 21 tahun itu mengalami kesulitan pada minggu pertama balapan karena serangkaian cedera ringan sebelum akhirnya berangsur membaik.

"Awal Tour ini agak berat bagi saya, tetapi syukurlah semuanya semakin membaik dan sekarang saya merasa sangat baik," ujar Pithie, pemenang Cadel Evans Great Ocean Road Race 2024 dan pemimpin Paris-Nice.

"Saya mengalami beberapa cedera ringan yang muncul, tidak terlalu serius. Tetapi dalam balapan seperti ini, Anda harus berada dalam kondisi terbaik untuk tampil maksimal. Saya cukup khawatir karena tidak yakin berapa lama saya bisa bertahan dalam balapan. Tapi saya masih di sini dan mencoba mengejar kemenangan."

Perbaikan kondisi Pithie membuat timnya mengubah target untuk sang pembalap. Ia kini bertekad untuk finis hingga Roma dan meraih kemenangan etape. Pithie menyadari bahwa ini adalah pengalaman baru baginya, tetapi ia tetap optimistis.

"Kami mengambilnya hari demi hari, tetapi sekarang tujuannya adalah untuk mencapai akhir dan mencoba memenangkan satu etape," katanya. "Masih ada beberapa peluang bagi saya."

Pithie sebelumnya tidak pernah berlomba selama berhari-hari sebelum Giro d’Italia tahun ini. Ia mengakui bahwa ia merasa semakin ambisius, tetapi tetap menjaga sikap realistis karena ini adalah pengalaman yang benar-benar baru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini