Beranda Berita Pogačar Kuasai Time Trial, Pimpin Kokoh Tour de France

Pogačar Kuasai Time Trial, Pimpin Kokoh Tour de France

9
0

Geurey-Chambertin, Prancis – Tadej Pogačar menunjukkan dominasinya pada minggu pertama Tour de France. Sang juara bertahan membuktikan dirinya sebagai pesaing terkuat dengan menaklukkan medan berbukit dan pegunungan tanpa kendala, termasuk time trial tahap ke-7.

Pogačar, yang memimpin klasemen umum, diprediksi akan kehilangan waktu dari Remco Evenepoel, juara time trial dunia, dalam putaran sepanjang 25,3 km dari Nuits-Saint-Georges ke Gevrey-Chambertin. Namun, pembalap Slovenia itu secara mengejutkan hanya tertinggal 12 detik dari rival terdekatnya.

Hasil positif ini mengokohkan posisi Pogačar di puncak klasemen, dengan keunggulan 33 detik atas Evenepoel. Ia juga menambah waktu atas pesaing terdekat lainnya, seperti Primož Roglič dan Jonas Vingegaard, masing-masing 22 dan 25 detik.

"Hari ini, kami melihat penampilan yang bagus," kata Pogačar dalam konferensi pers. "Saya puas dengan kondisi dan performa saya. Tetapi, kami tidak bisa menyimpulkan apa pun dari hari ini. Masih banyak sisa Tour yang harus dilalui dan banyak yang bisa terjadi."

Pogačar menyadari bahwa persaingan masih ketat. Ia menantikan tahapan pegunungan yang akan datang, yang ia nilai sebagai penentu sesungguhnya. "Kami akan melihat banyak serangan dan balapan yang menarik di pegunungan," ujarnya.

Sang juara bertahan juga mengomentari rute Tour tahun ini yang ia anggap "agak aneh". Menurutnya, tahap-tahap awal kurang menantang dan hanya membuat pembalap menanti tahapan pegunungan.

"Saya harus mengatakan bahwa Tour de France tahun ini agak aneh," kata Pogačar. "Kami bersenang-senang empat hari pertama, tetapi minggu ini terasa seperti tidak ada yang dinanti. Jika tidak ada time trial hari ini, maka ini akan menjadi Tour yang membosankan, aneh, dengan tahapan datar di mana tidak ada yang mau masuk dalam kelompok pelarian."

Pogačar menantikan tahapan pegunungan yang akan datang, di mana ia merasa lebih diunggulkan. Puncak pendakian di Pla d’Adet, Plateau de Beille, Isola 2000, dan Col de la Couillole akan menjadi arena pertempuran sesungguhnya untuk menentukan pemenang maillot jaune tahun ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini