Beranda Balap Mathieu Van der Poel Menangkan Paris-Roubaix 2023

Mathieu Van der Poel Menangkan Paris-Roubaix 2023

51
0

Paris, 10 April – Mathieu Van der Poel (Alpecin-Deceuninck) kembali menorehkan namanya sebagai juara Paris-Roubaix 2023. Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi pebalap Belanda itu setelah tahun lalu.

Van der Poel, yang dikenal dengan kemampuannya di medan berbatu, melancarkan serangan solo yang menentukan sekitar 60 kilometer dari garis finis. Namun, tantangan terbesarnya terletak di Carrefour de L’Arbre, sektor berbatu lima bintang terakhir yang pernah menggagalkan rivalnya, Wout Van Aert, tahun lalu.

Dengan dukungan antusias penonton yang memadati sisi jalan, Van der Poel berhasil melewati sektor tersebut tanpa insiden. Seusai melewati garis finis, ia mengaku tak pernah menyangka bisa memenangkan balapan ini sebagai seorang anak.

"Saya sangat termotivasi tahun ini. Saya ingin menunjukkan jersey ini dengan cara yang baik, tapi ini melampaui ekspektasi. Saya agak kehilangan kata-kata," ujar Van der Poel.

Keberhasilan Van der Poel tak lepas dari peran penting rekan setimnya di Alpecin-Deceuninck. Mereka memacu kecepatan sejak awal balapan dan mengendalikan peloton, termasuk menutup serangan balasan lawan. Jasper Philipsen finis di posisi kedua, mengantarkan tim itu meraih podium ganda untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sementara Gianni Vermeersch menempati posisi keenam.

Van der Poel mengakui bahwa serangannya tidak direncanakan. "Kami terkejut berada di grup kecil setelah beberapa bagian berbatu, dan kemudian kami memutuskan untuk menjaga kecepatan tinggi hingga Arenberg dan melihat bagaimana balapan berkembang," katanya.

"Saya merasakan bahwa kaki saya sangat bagus hari ini," lanjut Van der Poel. "Roubaix selalu menjadi balapan klasik yang kami nantikan. Ini adalah balapan yang paling cocok untuk kami."

Saingan Van der Poel cukup emosional setelah balapan. "Ini campuran emosi saat ini," ungkap John Degenkolb (DSM-firmenich PostNL), yang finis di posisi ke-11. Tahun lalu, ia mengalami kecelakaan di Carrefour de l’Arbre. "Saya hanya melewatkan peringkat 10 teratas lagi untuk balapan hebat ini. Hal yang baik adalah saya punya satu tahun lagi untuk mencoba setidaknya – itulah yang saya nantikan sekarang. Saya menunjukkan bahwa saya masih memilikinya, dan saya sangat senang tentang itu."

Sementara itu, Mads Pedersen (Lidl-Trek), yang finis ketiga, mengungkapkan rasa kecewa karena kehilangan rekan setimnya, Jonathan Milan, yang terpaksa mundur karena kecelakaan. "Saya cukup yakin memiliki Jonathan Milan di sekitar akan banyak mengubah banyak hal," katanya.

"Di Tour of Flanders, saya membalap dengan kepala di pantat saya sendiri. Hari ini saya mencoba bermain lebih baik, namun Mathieu sangat mengesankan dan saya tidak bisa mengikuti gerakan kemenangannya," lanjut Pedersen.

Dengan kemenangan ini, Van der Poel menjadi orang pertama dalam 11 tahun dan ke-11 dalam sejarah yang memenangkan gelar ganda Flanders/Roubaix. Pebalap Belanda itu juga telah mengoleksi enam gelar Monumen, raihan yang mengesankan dalam kariernya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini