Beranda Berita Chest Fairing: Rahasia Aero yang Bisa Menentukan Pemenang Time Trial

Chest Fairing: Rahasia Aero yang Bisa Menentukan Pemenang Time Trial

21
0

Studi terbaru mengungkap keunggulan aerodinamis signifikan yang dapat diraih pesepeda dengan menggunakan chest fairing, perangkat modifikasi pada tubuh untuk mengurangi hambatan udara.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Wind Engineering and Industrial Aerodynamics menemukan bahwa fairing berukuran besar mampu menghasilkan penghematan waktu hingga hampir satu detik per kilometer. Bahkan fairing berukuran kecil pun dapat memberikan keuntungan beberapa detik dalam sebuah balapan, yang "dapat menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah," sebut para peneliti dari Heriot-Watt University, KU Leuven, dan TU Eindhoven.

Fairing adalah objek apa pun yang ditambahkan ke sepeda atau pengendara untuk meningkatkan aerodinamika dan mengurangi hambatan udara. Pesepeda kini bahkan memodifikasi pakaian balap mereka untuk mengubah bentuk tubuh, memperhalus aliran udara di sekitarnya. Triatlet menaruh botol air di balik jersey, sementara pebalap sepeda seperti Andy Schleck, Dan Bigham, dan Jonas Vingegaard menggunakan fairing kecil dalam balapan time trial.

Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI) melarang perangkat "non-esensial" yang "memodifikasi morfologi pengendara." Namun, beberapa tim berupaya mengakali aturan ini dengan menempatkan radio balap sebagai fairing dada, praktik yang tidak diizinkan.

Studi terbaru melakukan simulasi time trial dalam terowongan angin dengan menggunakan manekin pengendara pria setinggi 177 cm. Hasilnya, fairing terbukti memberikan "pengurangan hambatan aero yang signifikan," dengan objek yang lebih lebar menghasilkan keuntungan terbesar.

Pada kecepatan sekitar 55 km/jam, pesepeda dapat menghemat hingga 0,78 detik per kilometer. Keuntungan bahkan lebih besar pada kecepatan lebih rendah, mencapai 0,9 detik pada 46,8 km/jam. "Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi," kata para peneliti, "karena pada kecepatan lebih rendah, dibutuhkan waktu lebih lama untuk menempuh satu km, sehingga manfaat pengurangan hambatan—yang merupakan persentase tetap dari luas hambatan dan kecepatan sepeda—dapat dimanfaatkan lebih lama untuk satu km."

Dalam Tour de France tahun ini, para pesepeda akan menghadapi dua balapan time trial individu. Para peneliti menghitung bahwa pada kecepatan rata-rata 46,8 km/jam, pesepeda dengan fairing besar dapat memperoleh keuntungan 22,4 detik dibandingkan rival mereka.

"Untuk disiplin bersepeda di mana sepersepuluh atau bahkan sepersekian detik dapat menentukan pemenang, penggunaan chest fairing, bahkan yang sangat kecil, dapat menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah," ujar mereka.

Para peneliti juga mencatat bahwa penelitian mereka tidak mempertimbangkan dampak angin samping atau dari depan atau belakang. Mereka juga mengakui bahwa penghematan waktu dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan posisi pengendara.

Penggunaan fairing pada tubuh menjadi perbincangan hangat di kancah time trial Inggris pada musim lalu, memicu pembahasan penindakan tegas oleh Cycling Time Trials (CTT), badan pengatur. Pakar aero Dr. Xavier Disley mengatakan kepada Cycling Weekly bahwa ia yakin fairing "tidak seharusnya diperbolehkan."

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini