Beranda Berita Dominasi Carlos Rodriguez Tegas Kencangkan Sabuk Kepemimpinan Ineos Grenadiers

Dominasi Carlos Rodriguez Tegas Kencangkan Sabuk Kepemimpinan Ineos Grenadiers

14
0

Setelah kontroversi musim lalu yang terungkap dalam serial Netflix "Tour de France Unchained", Ineos Grenadiers tampaknya telah menetapkan hierarki yang jelas untuk Tour de France 2023.

Dalam etape pegunungan pertama, Carlos Rodriguez, pebalap Spanyol berusia 23 tahun, membuktikan dirinya sebagai pemimpin tim yang tak terbantahkan. Rodriguez finis keenam di Valloire, selisih 37 detik dari pemimpin baru Tadej Pogačar, diikuti oleh rekan setimnya Egan Bernal dan Geraint Thomas dengan selisih lebih dari dua menit.

"Saya merasa baik di pendakian terakhir," kata Rodriguez. "Saya bisa tetap dekat dengan pembalap GC lainnya. Enam di garis finis bukanlah hasil yang buruk, tetapi kami pasti mengincar yang lebih baik. Semoga saja kami akan terus membaik dari hari ke hari."

Sementara itu, Tom Pidcock yang sebelumnya digadang-gadang sebagai penantang kuat, finis di urutan ke-56 dengan selisih waktu hampir 12 menit. Hal ini menandaskan perannya yang lebih terbatas dalam tim.

"Pada akhirnya, kami agak menyelamatkan hari," kata Rodriguez. "Saya tidak terkejut mereka [UAE Team Emirates] memutuskan untuk tampil habis-habisan, bahkan pada tahap awal."

Dominasi UAE Team Emirates di Col du Galibier, pendakian hors catégorie, menunjukkan keinginan kuat mereka untuk mengendalikan balapan. Rodriguez, sebagai satu-satunya perwakilan Ineos yang tersisa di depan, membuktikan kemampuan dan daya tahannya.

Meskipun Rodriguez mengakui bahwa etape tersebut tidak seberat yang akan mereka hadapi, ia tetap percaya diri dengan prospeknya di masa depan. Ineos Grenadiers kini telah menetapkan arah yang jelas, dengan Rodriguez sebagai kapten kapal. Bisakah ia mengatasi tantangan dari Pogačar dan penantang GC lainnya? Pertanyaan ini akan terjawab seiring berjalannya balapan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini