Beranda Berita Geerike Schreurs, Dari Soigneur ke Bintang Gravel yang Bersinar

Geerike Schreurs, Dari Soigneur ke Bintang Gravel yang Bersinar

21
0

Geerike Schreurs, pembalap asal Belanda yang membela tim SD Worx-Protime, telah mengukir namanya di dunia balap gravel dengan meraih kemenangan pertamanya di The Gralloch pada bulan lalu. Sebelumnya, Schreurs lebih dikenal sebagai soigneur (pelatih dan perawat) dibandingkan sebagai pembalap.

Perjalanan menuju kejayaan gravel Schreurs terbilang rumit. Ia memulai karier bersepeda pada usia 19 tahun hanya untuk bersenang-senang. Setelah beberapa tahun berkiprah di Continental level, ia memutuskan berhenti balap ketika timnya bubar.

Namun, pada tahun 2017, Schreurs kembali ke dunia balap sebagai soigneur untuk tim Hitec dan Cylance, sebelum akhirnya bergabung dengan Lidl-Trek pada tahun 2019. Pada tahun 2023, ia mendapat kesempatan untuk kembali fokus pada balapan bersama SD Worx-Protime.

Direktur olahraga SD Worx-Protime, Anna van der Breggen, melihat potensi Schreurs dalam balap gravel. "Saya ingat dia sering jatuh, tetapi dia memiliki hasil yang bagus. Entah bagaimana, saya menyarankan dia untuk mencoba balap gravel," kata van der Breggen.

Schreurs menyambut baik saran tersebut. Terlebih lagi, dunia balap gravel sedang berkembang pesat. "Saya suka kualitas Geerike. Semakin lama, semakin baik dia. Dan tentu saja dia sangat termotivasi," kata van der Breggen.

Partisipasinya di Unbound Gravel 200 pada tahun lalu menjadi titik balik dalam perjalanan gravelnya. Meskipun hanya finis kelima dalam kategori wanita, acara tersebut memicunya untuk terjun lebih dalam ke dunia gravel.

"Saya menyadari bahwa saya adalah soigneur yang baik. Tetapi dengan selalu mengurus orang lain, terkadang Anda melupakan diri sendiri," kata Schreurs. "Ketika saya mengambil keputusan tahun lalu, saya pikir saya akan melakukan sesuatu yang akhirnya saya inginkan. Dan saya tidak membiarkan siapa pun mengubah keputusan saya."

Setelah sukses di Unbound Gravel 200, Schreurs berencana untuk tetap di AS untuk berkompetisi di Oregon Trail Gravel. Ia mengaku sangat menantikan acara tersebut dan ingin menikmati pengalaman baru di Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini