Beranda Berita Hati-hati Bersepeda Sambil Mabuk, Bisa Berujung Celaka!

Hati-hati Bersepeda Sambil Mabuk, Bisa Berujung Celaka!

9
0

Bersepeda memang menjadi pilihan yang sehat dan ramah lingkungan. Namun, jangan sampai kita mengendarai sepeda dalam keadaan mabuk, karena bisa berujung pada kecelakaan.

Seperti kisah seorang wanita yang mengendarai sepeda pulang dari pub bersama temannya setelah "hanya minum satu." Dalam keadaan setengah sadar, mereka lupa bahwa mereka mengendarai sepeda dan mengira bisa mengontrol kendaraannya dengan baik.

Namun, tak lama setelah lampu lalu lintas menyala hijau, temannya terjatuh dari sepeda. Untungnya, seorang pengemudi taksi yang berada di belakang mereka dengan sabar menunggu sampai korban dievakuasi.

Dari kejadian ini, penulis menyadari bahwa mengendarai sepeda dalam keadaan mabuk sangat berbahaya. Alkohol dapat menurunkan fungsi kognitif, penilaian, dan waktu reaksi, serta keseimbangan dan koordinasi. Hal ini membuat pengendara lebih berisiko mengalami kecelakaan dan cedera yang parah.

Di Inggris, mengendarai sepeda saat tidak fit akibat mabuk merupakan pelanggaran, dengan denda maksimum £1.000. Namun, tidak ada batas kadar alkohol tertentu untuk pelanggaran ini. Polisi dapat meminta tes napas, tetapi pengendara dapat menolaknya.

Meski begitu, jika polisi menilai pengendara membahayakan pengguna jalan lain atau tidak menguasai kendaraannya, mereka dapat menuntut pengendara tersebut.

Di Amerika Serikat, peraturan mengenai bersepeda sambil mabuk bervariasi tergantung negara bagian. Sebagian besar negara bagian menganggapnya ilegal dan dapat dikenakan denda atau tuduhan DUI (mengemudi dalam pengaruh alkohol) jika membahayakan diri sendiri atau orang lain.

Di Eropa, peraturan mengenai bersepeda sambil mabuk juga beragam. Beberapa negara menetapkan batas kadar alkohol, sementara negara lain tidak memiliki peraturan sama sekali.

Dalam kasus Belanda yang dikenal sebagai surga bersepeda, bersepeda sambil mabuk memang ilegal. Namun, polisi hanya akan menjatuhkan denda atau larangan bersepeda sementara jika pengendara melakukan tindakan sangat bodoh.

Terlepas dari peraturan di negara mana pun, hal terpenting adalah mengetahui batas diri. Jika kita tidak mau menyetir mobil dalam keadaan mabuk, maka kita juga tidak boleh bersepeda dalam keadaan mabuk.

Ingat, lebih baik meninggalkan sepeda di pub dan memilih jalan kaki atau menggunakan transportasi umum untuk pulang. Jangan sampai mabuk mengorbankan keselamatan dan kesehatan kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini