Beranda Berita Hipotermia Hantui Skjelmose di Flèche Wallonne

Hipotermia Hantui Skjelmose di Flèche Wallonne

20
0

Mattias Skjelmose mengalami salah satu momen terberat dalam hidupnya saat balapan di Flèche Wallonne pada Rabu lalu. Pembalap asal Denmark itu mengalami hipotermia akibat kondisi hujan dan dingin di tanjakan kedua Mur de Huy, membuatnya tak bisa melanjutkan balapan.

"Saya merasa sangat kedinginan," kata Skjelmose kepada wartawan. "Saya menggigil, tapi saya pikir saya bisa pulih. Tapi ketika saya berhenti di Mur untuk kedua kalinya, saya tidak bisa mengendalikan diri saya sendiri."

Lima pembalap Lidl-Trek, termasuk Skjelmose, terpaksa mundur dari balapan. Secara keseluruhan, 131 pembalap tidak bisa menyelesaikan balapan di Ardennes Belgia karena kondisi cuaca yang brutal.

"Saya tidak tahu apakah kami melakukan kesalahan, tapi UAE Team Emirates menyerang cukup awal saat hujan es turun, dan saya mencoba untuk mengikuti," jelas Skjelmose. "Itu berarti saya tidak bisa memakai jas hujan saya. Beruntung, Toms Skujiņš sudah dalam perjalanan menghampiri saya, tapi saya harus terus mengikuti di depan dan akhirnya saya kedinginan sampai tidak bisa memakai jaket saya dan tidak bisa pulih."

Meski sempat mengkhawatirkan, Skjelmose mengatakan bahwa dirinya telah pulih dan bertekad untuk bersaing di Liège-Bastogne-Liège pada Minggu ini, di mana ia menempati posisi kesembilan pada tahun lalu.

"Saya memang belum bisa menunjukkan diri saya dengan baik, sayangnya, tapi saya tahu bagaimana perasaan saya di atas motor. Saya merasa sangat baik di Amstel dan juga pada pendakian pertama Mur de Huy di Flèche Wallonne, tepat sebelum saya kedinginan," ungkap Skjelmose.

"Saya sangat yakin akan bertarung untuk podium pada Minggu di Liège. [Podium] saya – satu, dua, tiga? Saya melihat diri saya berdiri di sana bersama Tadej [Pogačar] dan Mathieu [van der Poel]. Tapi kita lihat saja nanti seperti apa urutannya pada Minggu."

Kondisi cuaca yang buruk tersebut juga menjadi perhatian bagi para komentator dan penggemar. Skjelmose mengatakan bahwa ia tidak keberatan dengan tayangan dirinya yang menggigil tak terkendali, karena hal tersebut dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi balapan yang sesungguhnya.

"Mengingat situasi saat ini, saya pikir bagus bahwa gambar-gambar itu ada. Saya pikir banyak penggemar tidak mengerti mengapa begitu banyak pembalap meninggalkan balapan," kata Skjelmose.

"Tentu saja, tidak semua orang berada dalam kondisi yang sama seperti saya, tapi ini memberi para penggemar gambaran yang baik tentang bagaimana kondisi cuaca saat itu."

Dengan kondisi fisik yang prima, Skjelmose yakin bisa bersaing di Liège-Bastogne-Liège. "Yang saya ambil dari dua klasik itu adalah bahwa saya berada dalam bentuk terbaik dalam hidup saya," tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini