Beranda Berita Janji "Zaman Keemasan Bersepeda" Boris Johnson Gagal Diwujudkan

Janji "Zaman Keemasan Bersepeda" Boris Johnson Gagal Diwujudkan

30
0

Empat tahun lalu, di tengah pandemi Covid, Boris Johnson berjanji akan menghadirkan "zaman keemasan baru bagi bersepeda". Ia menjanjikan investasi 2 miliar poundsterling untuk membangun ribuan kilometer jalur sepeda, pelatihan bersepeda, dan penguatan Undang-Undang Jalan Raya untuk melindungi pesepeda dan pejalan kaki.

Namun, janji itu kini tinggal angan-angan. Data terbaru dari Survei Perjalanan Nasional menunjukkan bahwa jumlah perjalanan sepeda per orang per tahun masih stagnan sejak 2019. Miles yang ditempuh per orang per tahun juga menurun dari 54 pada 2019 menjadi 53 pada akhir Juni 2023.

Selama pandemi, jalur sepeda darurat dibangun, jalanan sepi, dan masyarakat beralih ke sepeda untuk menghindari keramaian di transportasi umum. Namun, kini jalanan kembali ramai, mobil semakin besar, dan kondisi jalanan semakin buruk. Tak heran, masyarakat enggan beralih ke sepeda.

Momentum untuk mereorganisasi jalan dan gaya hidup demi memanfaatkan manfaat kesehatan, ekonomi, dan lingkungan dari perjalanan aktif telah terlewatkan. Pemerintah yang terlalu berfokus pada pengemudi telah membawa kita kembali ke gaya hidup yang berpusat pada mobil pribadi.

Beberapa kota, seperti London, telah berhasil mengadopsi mobilitas aktif dan infrastruktur bersepeda. Sayangnya, sebagian besar wilayah di Inggris masih mengabaikan perjalanan aktif.

Pemerintah juga telah mengurangi pendanaan untuk perjalanan aktif sebesar 50%. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak cukup serius dalam mempromosikan bersepeda.

Infrastruktur bersepeda masih dianggap hanya sebagai garis-garis yang dilukis di jalan. Padahal, pesepeda membutuhkan infrastruktur yang lebih kokoh dan terlindungi dari kendaraan lain. Tak jarang, pesepeda dimaki atau bahkan disakiti hanya karena berada di jalan.

Kegagalan mewujudkan "zaman keemasan bersepeda" sangat disayangkan. Bersepeda memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan individu, masyarakat, lingkungan, maupun ekonomi. Kita harus terus berjuang untuk masa depan yang lebih baik bagi mobilitas aktif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini