Beranda Berita Mathieu van der Poel Berburu Sejarah di Paris-Roubaix

Mathieu van der Poel Berburu Sejarah di Paris-Roubaix

22
0

Pembalap Belgia Mathieu van der Poel tengah berada di ambang sejarah saat bersiap untuk menaklukkan Paris-Roubaix sore ini. Jika berhasil, ia akan menjadi pembalap kedelapan yang memenangkan Tour of Flanders dan Paris-Roubaix di tahun yang sama.

Pencapaian ini terakhir kali ditorehkan oleh Fabian Cancellara pada 2013. Kemenangan van der Poel di Tour of Flanders Minggu lalu telah membuka jalan baginya untuk mengulangi prestasi tersebut.

Status van der Poel sebagai favorit utama di Paris-Roubaix membuat ambisi ini semakin besar. Bahkan, surat kabar Prancis L’Équipe telah menerbitkan wawancara dengan lima pembalap terakhir yang berhasil meraih double Flanders-Roubaix, termasuk Rik van Looy, Roger de Vlaeminck, Peter van Petegem, Tom Boonen, dan Fabian Cancellara.

"Ketika saya menang di Flanders 1999 dan 2003, itu seperti jalan menuju tujuan besar saya, Paris-Roubaix," kata Van Petegem. "Saat menang di Roubaix, saya merasa telah menorehkan sejarah. Double belum terjadi selama 25 tahun, dan orang-orang membicarakannya."

"Tujuan saya saat itu adalah memenangkan balapan," tambah Cancellara. "Jadi saya tidak terlalu memikirkannya saat itu. Hanya setelah berhenti balapan, saya menyadari bahwa saya telah mengukir sejarah."

Van Looy, yang kini berusia 90 tahun, mengaku tidak terlalu mengingat kemenangannya. "Jangan lupa, saya juga memenangkan Gent-Wevelgem pada Rabu di antara keduanya," katanya. "Saya akan menonton balapan pada hari Minggu, tetapi sulit untuk mengatakan apakah Van der Poel akan bisa melakukan double. Paris-Roubaix adalah balapan yang sangat sulit untuk dimenangkan."

Boonen, yang telah memenangkan Roubaix empat kali, menilai bahwa pencapaian double untuk pertama kalinya pada usia 25 tahun adalah titik balik besar dalam kariernya. "Saya masih bangga akan hal itu," ujarnya.

Keberhasilan van der Poel di Paris-Roubaix sore ini tak hanya akan membawanya pada tinta emas sejarah, tetapi juga menjadi bukti kelas dunia yang dimilikinya di atas sadel. Kemenangan double akan mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pembalap klasik terbaik di era modern.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini