Beranda Berita Pembalap Diduga Gunakan Motor Doping Tabrak Panitia Lomba

Pembalap Diduga Gunakan Motor Doping Tabrak Panitia Lomba

20
0

Seorang pembalap yang diduga menggunakan motor doping menabrak seorang panitia lomba setelah melarikan diri dari pemeriksaan petugas inspeksi sepeda. Insiden dramatis ini terjadi pada Senin, di hari keempat dan terakhir lomba balap sepeda amatir Routes de l’Oise di sebelah utara Paris.

Panitia sebelumnya mencurigai seorang pembalap amatir setelah melihat gaya berkendara dan sepedanya yang janggal. "Kami menduga ada kecurangan," kata direktur lomba Frédéric Lenormand. "Pada Sabtu, dia mengejar kelompok yang memimpin dengan waktu yang sangat cepat. Pada Minggu, beberapa orang mendengar suara yang tidak biasa saat dia mengayuh."

Namun, ketika Lenormand mencoba memeriksa sepeda pembalap tersebut, dia tidak menyangka apa yang akan terjadi selanjutnya. Pembalap itu "melarikan diri" ke arah mobil vannya, lapor Le Parisien, meski Lenormand berusaha "menahannya".

"Saya ingin menahannya, tapi dia kabur," kata Lenormand. Setelah mengejar pembalap itu, "Dia mengendarai mobilnya ke arah saya dan saya naik sekitar 100 meter di kap depan mobilnya."

"Bisa saja lebih dramatis," tambah Lenormand, yang beruntung tidak terluka.

Pembalap yang bersangkutan bukan yang pertama melarikan diri saat dihadapkan dengan kecurigaan motor doping. Hal serupa juga terjadi di Italia pada tahun 2019.

Tim pembalap tersebut didiskualifikasi dari lomba dan tidak memulai etape hari itu. Panitia lomba melaporkan insiden tersebut ke polisi.

"Saya memberikan keterangan kepada polisi pada Senin sore," kata Frédéric Lenormand. "Sangat menyedihkan sampai seperti ini. Saya tidak habis pikir," tambahnya. "Kenapa harus curang? Tidak ada hadiah uang… hanya untuk mendapatkan hadiah sederhana."

Saksi mata Yannick Matura menyesalkan peristiwa yang mengancam merusak reputasi panitia lomba.

"Itulah yang akan jadi perbincangan," katanya. "Sangat disayangkan melihat kerja keras asosiasi kecil dipertanyakan. Orang bilang uang merusak segalanya, tapi ini hanya soal kesombongan pribadi."

Lomba dimenangkan oleh Clément Penven dari Tim Bailleul le Soc, setelah ia menempati posisi ketiga dalam uji waktu etape dua dan kemudian kabur bersama dua pembalap lain untuk finis di posisi kedua pada etape terakhir yang diwarnai kontroversi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini