Beranda Berita Revolusi Time Trial: Tribes, Kompetisi Berbasis Peringkat, Bukan Kecepatan

Revolusi Time Trial: Tribes, Kompetisi Berbasis Peringkat, Bukan Kecepatan

24
0

Industri balap sepeda time trial di Inggris mengalami perombakan besar dengan diluncurkannya "Tribes" oleh Cycling Time Trials (CTT) dan Spindata. Tribes adalah kompetisi baru yang dirancang untuk menarik lebih banyak peserta dan mengatasi penurunan jumlah pembalap yang mengkhawatirkan.

Bukan Berbasis Kecepatan

Tidak seperti kompetisi time trial lainnya, Tribes tidak didasarkan pada kecepatan atau kecepatan rata-rata. Sebaliknya, itu berfokus pada posisi finis pembalap dalam suatu acara dan bagaimana mereka tampil dibandingkan dengan pembalap lain.

"Poin diberikan berdasarkan algoritma statistik Spindata, yang telah terbukti akurat dalam memprediksi waktu finis balapan," jelas Roger Clarke, manajer TI CTT. "Ini meniadakan faktor-faktor seperti kondisi cuaca, jenis kursus, dan gender."

Kesetaraan dan Inklusivitas

Tribes menekankan kesetaraan dan inklusivitas. Pembalap dapat bersaing dalam empat kategori: perempuan dengan sepeda jalan raya, perempuan dengan sepeda non-jalan raya, laki-laki dengan sepeda jalan raya, dan laki-laki dengan sepeda non-jalan raya.

Untuk berpartisipasi, pengendara cukup mengikuti tiga acara dari tujuh kategori yang tersedia: pendek, sedang, panjang, ultra, datar, berbukit, dan mendaki bukit. Kursus dapat bervariasi, memungkinkan pembalap untuk memilih jarak, elevasi, dan permukaan yang mereka sukai.

Kerja Sama Tim

Tribes mengadopsi prinsip kerja sama tim. Pengendara tidak akan diberi peringkat sampai setidaknya tiga anggota dari klub atau tim mereka berpartisipasi dalam time trial.

"Ini mendorong persahabatan dan memotivasi lebih banyak orang untuk mencoba time trial," kata Clarke.

Mengatasi Penurunan

CTT mengakui penurunan jumlah peserta time trial dalam beberapa tahun terakhir. Tribes dirancang untuk mengatasi masalah ini dengan menjangkau pembalap baru dan menarik kembali pembalap yang sudah tidak aktif.

"Ini tentang mengamankan masa depan dan membawa lebih banyak orang terlibat," kata Andrea Parish, ketua CTT. "Kami ingin menormalkan penggunaan kursus yang lebih pendek dan lebih beragam."

Inovasi dan Pengakuan

Tribes dipandang sebagai inovasi yang memecah paradigma dalam dunia time trial. Pemenang di setiap kategori tidak hanya diakui dalam peringkat tetapi juga akan dihormati di CTT Champions’ Lunch pada akhir tahun.

"Ini adalah perubahan mendasar dalam olahraga ini, dan kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menikmati kegembiraan dan tantangan time trial," pungkas Parish.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini