Beranda Berita Trauma Menyayat, Elisa Balsamo Berharap Bisa Tampil di Olimpiade

Trauma Menyayat, Elisa Balsamo Berharap Bisa Tampil di Olimpiade

17
0

Elisa Balsamo masih dibayangi ketidakpastian kapan bisa kembali berlaga. Ia saat ini masih dalam proses pemulihan dari cedera parah akibat kecelakaan kecepatan tinggi dua pekan lalu di La Vuelta a Burgos Féminas. Namun, pebalap asal Italia itu memastikan kondisi terburuk telah berlalu.

Mantan Juara Dunia ini mengawali musim ini dengan target besar di balapan jalan raya dan trek pada Olimpiade. Ia mengaku masih berharap bisa bergabung dengan Tim Nasional Italia untuk kedua ajang tersebut pada akhir Juli dan awal Agustus.

"Saat ini, saya belum bisa memprediksi kapan akan kembali. Impian Olimpiade masih ada, dan bahkan semakin menyala. Tetapi sekarang, sayangnya, saya punya lebih banyak harapan daripada kepastian," tulis Balsamo dalam unggahan Instagramnya pada Kamis (27/5/2021).

Balsamo dan rekan senegaranya, Sofia Bertizzolo, terlibat dalam kecelakaan serius saat sprint terakhir etape 1 La Vuelta a Burgos Féminas pada 16 Mei. Kedua pebalap dilarikan ke rumah sakit akibat cedera yang mereka alami.

Pembaruan medis dari tim Lidl-Trek mengonfirmasi bahwa Balsamo mengalami patah tulang hidung dan metakarpal kedua serta gegar otak. Kedua cedera tersebut membutuhkan pembedahan.

Ini merupakan tahun kedua berturut-turut Balsamo harus menjalani pemulihan panjang dari cedera saat balapan. Tahun lalu, pada Mei, ia mengalami kecelakaan di RideLondon yang menyebabkan rahang dan pergelangan tangannya patah.

Dalam pesan Instagram yang diunggahnya, Balsamo menceritakan pengalamannya, berterima kasih kepada para pendukungnya atas pesan-pesan baik yang diterimanya, dan mengungkapkan betapa berat proses pemulihan yang dijalaninya.

"Saya memulai unggahan ini dengan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang telah menulis surat kepada saya, menunjukkan cinta kepada saya, dan mengirimkan doa terbaik mereka. Dua minggu ini sangat berat, saya tidak akan membohongi kalian. Sebuah roler koster emosi. Dari rasa takut hingga kesedihan, dari kemarahan hingga harapan," tulisnya.

"Satu-satunya hal yang konstan adalah tekad untuk bangkit, sekali lagi. Itu akan membutuhkan waktu, kesabaran, dan pengorbanan. Tetapi berkat bantuan orang-orang yang luar biasa dan kasih sayang yang saya rasakan di sekitar saya, saya tahu saya bisa melakukannya.

"Saat ini, saya tidak bisa membuat prediksi kapan akan kembali. Impian Olimpiade masih ada, dan semakin menyala. Namun, sekarang ini, sayangnya, saya punya lebih banyak harapan daripada kepastian.

"Saya menjalani hari ini dengan fokus pada pemulihan. Kondisi terburuk telah berlalu, dan sekarang saya mengubah kekecewaan dan kemarahan menjadi kekuatan. Sekali lagi, terima kasih semuanya. Kita akan bicara lagi segera, saya janji!"

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini