Beranda Berita Van Aert Tegaskan Hadir di Nice, Prioritaskan Tur Demi Persiapan Olimpiade

Van Aert Tegaskan Hadir di Nice, Prioritaskan Tur Demi Persiapan Olimpiade

10
0

Pebalap Belgia Wout van Aert menegaskan akan berpartisipasi hingga hari terakhir Tour de France di Nice. Ia menyatakan bahwa ia memerlukan setiap hari balapan untuk memulihkan performa terbaiknya jelang Olimpiade.

Bantah Saran Mundur Dini

Dalam konferensi pers pada hari istirahat pertama Tour de France, Van Aert membantah saran dari pelatih tim nasional Belgia, Sven Vanthourenhout, yang menyarankan agar ia mundur lebih awal dari Tour untuk mempersiapkan Olimpiade Paris.

"Saya agak terkejut membaca itu, karena tidak pernah dibahas dengan Sven," kata Van Aert. "Niatnya selalu menyelesaikan Tour. Saya sangat membutuhkan balapan ini untuk menemukan performa terbaik saya."

Cedera Paksa Ubah Rencana

Tour de France awalnya tidak termasuk dalam rencana Van Aert pada awal tahun. Ia berencana memulai debut di Giro d’Italia, diikuti dengan persiapan khusus untuk Olimpiade, di mana ia akan berlaga di balap jalan raya dan time trial. Namun, cedera parah yang dialaminya di Spring Classics memaksanya mengubah rencana.

Setelah kembali beraksi di Tour of Norway pada akhir Mei, Van Aert dianggap cukup fit untuk mendukung Jonas Vingegaard di Tour, sambil meningkatkan performa terbaiknya.

Masih Berjuang

"Saya belum merasakannya, saya cukup lelah setelah sembilan hari pertama," kata Van Aert tentang kemajuannya. "Biasanya Anda baru merasa setelah Tour bahwa segalanya berjalan baik. Saya tahu kelelahan menguntungkan saya. Saya yakin akan terus membaik."

Kecewa dengan Time Trial

Van Aert mengalami kesulitan tertentu pada time trial tahap 7. Finis di posisi ke-24, sekitar 1:51 di belakang rekan senegaranya yang menang Remco Evenepoel (Soudal-QuickStep), jauh dari potensinya yang pernah memenangkan time trial Tour de France sebelumnya. Hal ini meredupkan ambisinya untuk time trial Olimpiade di Paris pada 27 Juli, enam hari setelah Tour berakhir dengan time trial kedua.

"Saya bukan favorit di sana. Saya sebelumnya bukan, dan saya tidak akan kembali ke peran itu. Catatan yang saya cetak pada hari Jumat sangat jauh dari yang biasanya saya bisa lakukan," kata Van Aert. "Ini adalah time trial 30 km di Paris, yang membuat saya sangat termotivasi, tetapi akan sangat sulit untuk memenangkan medali di sana."

Target Tetap Menang Tahap

Meski begitu, balap jalan raya adalah cerita lain, dan tidak seperti tidak ada yang perlu diperjuangkan di Tour de France ini selain sekadar mencapai akhir.

"Memenangkan etape selalu menjadi tujuan. Semoga itu terjadi di minggu kedua. Minggu [terakhir] di pegunungan akan sangat sulit," pungkas Van Aert.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini