Beranda Balap Bangkit dari Cedera, Pembalap Muda Inggris Cetak Prestasi di Paris-Roubaix

Bangkit dari Cedera, Pembalap Muda Inggris Cetak Prestasi di Paris-Roubaix

21
0

Jakarta, [Tanggal] – Tahun lalu, Bob Donaldson nyaris mengakhiri kariernya setelah kecelakaan yang menimpanya. Namun, setahun kemudian, ia bangkit dan meraih posisi kedua di ajang balap sepeda Paris-Roubaix U-23.

Pada saat kecelakaan, Donaldson ditabrak oleh seorang pengemudi mobil saat bersepeda di dekat rumahnya di Manchester. Akibat benturan itu, ia mengalami patah tulang pada tulang belakang bagian bawah.

"Saya beruntung tidak mengalami cedera lebih parah," ujar Donaldson. "Sepeda saya hancur berkeping-keping, dan roda depan saya penyok akibat tabrakan."

Cedera tersebut memaksa Donaldson istirahat selama 10 hari dan hampir dua bulan tidak bisa bersepeda. Ia pun mengaku sempat dihantui rasa takut akan kecelakaan.

"Setiap saat, ada bahaya yang bisa ditimbulkan oleh mobil berbobot dua ton," katanya. "Ketakutan itu juga memengaruhi balapan saya, dan baru-baru ini saya berhasil menghilangkan pikiran negatif untuk lebih aman."

Meski begitu, Donaldson tetap bermimpi bisa berlaga di Paris-Roubaix, balapan dengan trek berbatu yang terkenal berbahaya. Ia mengikuti ajang tersebut untuk pertama kalinya pada Minggu lalu dan finis kedua.

"Di Roubaix, Anda tidak boleh merasa takut," kata Donaldson. "Anda harus percaya diri dan tidak peduli. Anda tidak bisa mengkhawatirkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Anda harus balapan di depan dan untuk diri sendiri."

Setelah finis kedua, Donaldson mengaku sedikit kecewa karena tidak bisa menang. Namun, ia tetap mengambil sisi positif dari hasil tersebut.

"Sebagai seorang pesepeda, jika Anda merasa puas dengan kekalahan, mungkin ada yang salah," ujar Donaldson. "Saya bisa mengambil pelajaran positif dari posisi kedua ini. Kompetisi sangat ketat, dan saya menghormati semua pembalap lain."

Posisi kedua di Paris-Roubaix menjadi bukti kebangkitan Donaldson dari cedera. Ia berharap hasil ini bisa membuka jalan untuk kontrak profesional di tahun mendatang.

"Orang-orang mengatakan bahwa awal musim adalah waktu terpenting dalam setahun, karena saat itulah kesepakatan dibuat untuk mempersiapkan tahun depan," kata Donaldson. "Saya melewatkan bagian besar tahun lalu, dan saya tidak tahu bagaimana performa saya akan membaik atau memengaruhi musim saya secara keseluruhan."

Meski efek kecelakaan masih membayangi pikirannya, Donaldson tidak membiarkan rasa takut mengendalikan balapannya. Ia bertekad menjadi pembalap klasik dan memiliki karier yang sukses.

"Bukan hanya soal memenangkan banyak balapan, tetapi juga memiliki karier yang menyenangkan dan sukses, di mana saya bisa melihat ke belakang dan merasa senang," ujar Donaldson. "Ya, saya rasa kebahagiaan adalah hal terpenting."

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini