Beranda Balap Mark Cavendish Kembali Balapan di Presidential Cycling Tour of Türkiye

Mark Cavendish Kembali Balapan di Presidential Cycling Tour of Türkiye

20
0

Setelah sempat absen akibat sakit, Mark Cavendish akan kembali berlaga di ajang balap sepeda Presidential Cycling Tour of Türkiye akhir bulan ini.

Tim Astana Qazaqstan tempat Cavendish bernaung mengonfirmasi bahwa Cavendish akan melewatkan balapan Scheldeprijs pada hari Rabu, sebuah lomba yang telah dimenangkannya berkali-kali. Namun, ia akan kembali bertanding di Turki saat balapan dimulai pada 21 April.

"Setelah sakit selama beberapa minggu setelah Tirreno-Adriatico dan Milano-Torino, Mark Cavendish telah melanjutkan latihannya, melanjutkan persiapan untuk tujuan terbesarnya musim ini," kata Vasilis Anastopoulos, kepala performa di Astana, dalam sebuah pernyataan dari tim.

"Tim telah menyesuaikan rencana balapan, dan sebagai hasilnya, Mark akan melewatkan balapan klasik Scheldeprijs dan akan menghabiskan waktu di kamp pelatihan. Setelah itu, ia berencana untuk berkompetisi di Presidential Cycling Tour of Türkiye dan kemudian Tour de Hongrie."

Sejak menang di Tour Colombia pada awal Februari, Cavendish mengalami masa-masa sulit karena sakit. Ia mengundurkan diri dari UAE Tour pada akhir Februari sebelum kemudian membalap di Tirreno-Adriatico. Setelah tidak memenuhi batas waktu pada etape lima, Cavendish terpaksa mundur dari Tirreno.

Cavendish kemudian membalap di Milano-Torino, yang dimenangkan oleh Alberto Bettiol dari EF Education-EasyPost, tetapi meninggalkan balapan setelah menderita gejala mirip flu. Pembalap asal Manx itu mengatakan kepada Cyclingnews bahwa pilek telah mengganggu latihannya.

Milano-Torino adalah penampilan kompetitif terakhir Cavendish di level teratas olahraga ini. Namun sejak itu, Cavendish terlihat membalap di balapan amatir di Isle of Man di mana ia finis ke-29. Seorang pesaing di Nick Corkill Memorial Race mengatakan kepada Cycling Weekly bahwa kehadiran Cavendish terasa tidak nyata.

"Ketika saya tiba, saya bisa melihat sepedanya, dan itu menjadi tanda nyata," kata James Meakin, salah satu pesaing hari itu. "Aneh melihat seorang pro elit seperti dia, dan sepedanya, di luar aula desa, memasang nomor dengan semua amatir. Tapi di sanalah dia, bersantai dengan santai seperti pembalap jalanan amatir lainnya."

Tujuan utama Cavendish musim ini adalah memecahkan rekor kemenangan etape Tour de France menjadi 35. Ia sempat hampir meraih kemenangan pemecah rekor tahun lalu tetapi gagal karena masalah mekanis dengan sepedanya.

Awalnya ia akan pensiun pada akhir musim lalu tetapi memilih untuk memperpanjang kariernya selama satu tahun lagi untuk melakukan upaya terakhir meraih kemenangan etape ke-35 yang penting itu. Ia saat ini terikat dengan 34 kemenangan bersama Eddy Merckx.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini