Beranda Berita Debut Manis Cameron Scott di Tour de Romandie

Debut Manis Cameron Scott di Tour de Romandie

19
0

Pembalap Australia Cameron Scott menorehkan prestasi gemilang di Tour de Romandie. Meski bergabung dengan Bahrain Victorious pada menit akhir, ia langsung unjuk gigi dengan mengklaim podium kedua pada ajang prolog.

Scott, yang berusia 26 tahun, biasanya bertugas mendukung rekan setimnya. Namun, kali ini ia mendapat kesempatan tampil dan memanfaatkannya dengan baik. Dalam kondisi basah yang menantang, ia nyaris menyamai waktu pemenang Maikel Zijlaard dari Tudor Pro Cycling. Alhasil, Scott menempati urutan kedua, menggeser Julian Alaphilippe dari Soudal-QuickStep ke posisi ketiga.

"Saya sangat senang dengan hasil ini," kata Scott. "Ini panggung balap WorldTour pertama saya di Eropa, jadi naik podium adalah hal yang luar biasa dan memuaskan. Sejujurnya, ini mungkin kesempatan terbaik bagi saya untuk meraih hasil sendiri."

Lintasan prolog yang teknis dengan 12 tikungan menjadi keuntungan bagi Scott yang dikenal sebagai pembalap kuat. Ia naik ke WorldTour pada 2023 setelah menorehkan prestasi di Australia bersama ARA Pro Racing Sunshine Coast.

"Semakin pendek, semakin baik bagi saya. Saya tumbuh besar di Australia dengan banyak trek balap, jadi lintasan ini hampir sempurna," ujar Scott.

Scott menarik perhatian Bahrain Victorious pada 2022 saat nyaris menang dalam sprint ketat di Ronde van Overijssel dan kemudian meraih kemenangan di Memorial Philippe Van Coningsloo. Sejak itu, ia belum pernah naik podium lagi di Eropa.

Musim pertamanya di WorldTour difokuskan pada pengembangan dan peran tim, dan hal ini masih menjadi prioritas pada tahun keduanya. Namun, di akhir musim lalu, ia sempat mengisyaratkan potensi untuk berkembang pada 2024. "Semoga saya mendapat kesempatan untuk diri saya sendiri dalam satu balapan," katanya kepada Cyclingnews pada bulan Desember lalu.

Tim sangat senang dengan cara Scott memanfaatkan peluang tersebut.

"Penampilan Cameron Scott sangat brilian, yang masuk sebagai cadangan, dan mampu finis kedua adalah upaya yang fantastis," kata Direktur Olahraga Neil Stephens. Stephens juga puas dengan penampilan tim secara keseluruhan, di mana Nikias Arndt finis ke-8, Matevž Govekar ke-13, dan Damiano Caruso ke-51.

"Besok adalah sirkuit yang sulit, jadi bagus berada di posisi yang baik di belakang kelompok," kata Stephens. "Yang lebih penting, ini adalah dorongan moral yang besar bagi para pembalap. Untuk para pembalap muda minggu ini, kami ingin memberi mereka kesempatan terbaik, dan jika Anda bekerja keras dan mencobanya, Anda dapat mencapai hal-hal hebat.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini