Beranda Berita Hunting Berkelanjutan: Inovasi Berbasis Daur Ulang dan Pengurangan Karbon di Industri Sepeda

Hunting Berkelanjutan: Inovasi Berbasis Daur Ulang dan Pengurangan Karbon di Industri Sepeda

48
0

Dalam upaya mewujudkan komitmen keberlanjutan lingkungan hidup, perusahaan manufaktur sepeda asal Inggris, Hunt, baru-baru ini meluncurkan serangkaian roda sepeda yang ramah lingkungan. Inovasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan untuk mengurangi jejak karbon dan mempromosikan praktik manufaktur yang bertanggung jawab.

Langkah terbaru Hunt ini berfokus pada desain ulang tiga roda sepeda terlarisnya, yaitu 42 Carbon Disc Ti, Four Season All-Road Disc, dan Trail Wide 29. Ketiganya kini dibuat dari bahan daur ulang, proses manufaktur yang hemat sumber daya, pilihan spesifikasi ramah lingkungan, dan jarak transportasi yang lebih pendek.

"Kami menyadari pentingnya melindungi lingkungan," ujar juru bicara Hunt. "Inovasi berkelanjutan ini akan menjadi landasan bagi rangkaian produk Sustain kami, yang akan terus berkembang seiring dengan upaya kami mengurangi dampak lingkungan."

Trio roda sepeda dari koleksi Sustain ini memenuhi standar yang ditetapkan oleh Science Based Targets Initiative (SBTi), sebuah kolaborasi antara Carbon Disclosure Project, United Nations Global Compact, World Resources Institute, dan World Wide Fund for Nature. SBTi menyediakan pedoman bagi perusahaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai dengan tujuan Perjanjian Paris.

Menariknya, 42 Carbon Disc Ti menggunakan cetakan lilin dalam pembuatan pelek, bukan cetakan sekali pakai seperti EPS, silikon, atau kantong udara yang bisa dibuang. Cetakan lilin dapat dicairkan, dicetak ulang, dan digunakan kembali lebih dari 20 kali. Proses ini menghemat energi dan mengurangi pemborosan.

Sementara itu, Four Season dan Trail Wide 29 dibuat dari aluminium daur ulang sebanyak 75%. Sebanyak 30% berasal dari sumber pasca-konsumen, seperti kaleng, dan sisanya dari sektor industri, yang menawarkan konsistensi material lebih baik.

Selain bahan, Hunt juga memperhatikan aspek lain seperti jari-jari dan nipplenya. "Meskipun anodized diperlukan untuk melindungi pelek dan hub dari keausan, proses pelapisan listrik kimiawi untuk memberi warna hitam pada jari-jari dan nippel tidak memberikan manfaat praktis atau kinerja apa pun selain estetika," jelas Hunt. Dengan demikian, perusahaan memilih untuk menghemat energi dan penggunaan bahan kimia.

Komitmen Hunt untuk keberlanjutan tidak berhenti pada peluncuran roda sepeda baru. Perusahaan juga bertekad meningkatkan masa pakai dan kemampuan perbaikan produknya. "Kami menjaga ketersediaan suku cadang untuk semua roda sejak tahun 2015," kata juru bicara Hunt. "Harapannya, pengguna dapat memperbaiki roda mereka alih-alih membeli baru."

Langkah Hunt ini sejalan dengan tren yang berkembang di industri sepeda. Produsen seperti Canyon, Schwalbe, Trek, SRAM, REI, Giant, dan Bosch juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan melalui berbagai inisiatif, termasuk verifikasi SBTi, laporan keberlanjutan, dan netralitas karbon.

Upaya Hunt untuk mengurangi jejak karbon dan mempromosikan praktik manufaktur yang bertanggung jawab merupakan bukti nyata dari komitmen perusahaan terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan. Inovasi dan kebijakan berkelanjutannya diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk mengambil peran dalam melindungi lingkungan hidup.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini