Beranda Berita Thomas Bidik Tebus Kekalahan di Time Trial Giro d’Italia

Thomas Bidik Tebus Kekalahan di Time Trial Giro d’Italia

13
0

Pembalap Geraint Thomas dari Ineos Grenadiers bertekad menebus kekecewaannya pada time trial pertama Giro d’Italia saat balapan memasuki tahap transisi pada minggu kedua.

Thomas yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen umum finis di urutan kesepuluh pada time trial 40,6 km pembuka di Perugia. Namun, time trial Sabtu nanti di Castiglione delle Stiviere hingga Desenzano del Garda akan lebih datar, tanpa tanjakan puncak, dan lebih pendek, yakni 31,2 kilometer.

"Saya tidak berpikir terlalu jauh ke depan," kata Thomas saat memulai etape ke-12. "Karena kami punya etape hari ini dan itu akan sulit. Tetapi akhir pekan ini akan menjadi yang besar."

Thomas melewati etape ke-12 tanpa masalah dan masih di jalur perebutan GC. Namun, ia menekankan bahwa rangkaian tanjakan kecil yang berurutan dan turunan serta lintasan yang sangat teknis membuat etape ke-12 bisa menjadi urusan yang jauh lebih tidak terduga.

"Itu selalu menjadi awal yang sulit dan apa pun bisa terjadi di akhir. Itu sebuah pencapaian," ujar Thomas.

Thomas memuji Tadej Pogačar dan tim UAE Team Emirates yang mendominasi peloton utama di akhir etape. Ia menilai UAE tetap fokus terlepas dari medan yang ada.

"Saya pikir itu hanya tentang selalu waspada dan selalu waspada dan hanya melakukan prosesnya," tutur Thomas.

"Itu semua tergantung pada karakter (pembalap) juga. Beberapa orang mungkin bisa menjadi puas, tetapi mereka (UAE) ingin menang dan mereka semua termotivasi seperti yang bisa Anda lihat, jadi saya tidak berpikir mereka akan puas."

Thomas mengakui kekuatan UAE, tetapi ia menyoroti Pogačar sebagai satu-satunya pembalap yang benar-benar unggul.

"Mereka semua normal selain Pogačar," katanya. "Jadi mereka semua bisa menjalani hari yang kuat dan kemudian tidak melanjutkannya dengan cukup baik. Tetapi mereka adalah salah satu tim terkuat di sini."

Mengenai time trial Sabtu, Thomas mengaku ingin membalikkan hasil buruknya di time trial pertama. Namun, ia menekankan bahwa ia masih ingin melewati tahap transisi sebelum terlalu fokus pada hal itu.

"Saya hanya ingin membenahinya setelah yang pertama, jujur ​​saja, tetapi saya tidak berpikir terlalu jauh ke depan karena kami punya etape hari ini," kata Thomas sebelum etape ke-12.

"Saya akan melupakan apa yang terjadi sebenarnya. Saya akan belajar dari beberapa hal itu tentu saja, tetapi saya akan punya rencana, mencoba untuk tetap mematuhinya, dan melakukan yang terbaik yang saya bisa."

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini